Tandanya berjalan sebulan penuh, tapi Matahari cuma enam hari berada di dalam batas rasinya. Sisanya diambil rasi yang tidak dipakai astrologi.
Angka di atas milik rasi bintang Scorpius, wilayah langit dengan batas resmi IAU. Tanda zodiak Scorpio adalah potongan 30 derajat dari lingkaran ekliptika yang diikat ke musim. Dua hal itu tidak berimpit, dan penjelasannya ada di halaman utama zodiak.
Tanda Scorpio berjalan 23 Oktober sampai 21 November menurut Kompas, Liputan6, dan detikcom. Rasinya bercerita lain. Wikipedia mencatat bahwa secara astronomis, Matahari berada di dalam batas IAU rasi Scorpius hanya enam hari, dari 23 sampai 28 November.
Selisih sebesar itu terjadi karena dua hal sekaligus. Pertama, batas rasi hasil ketetapan IAU tidak sama besar, dan Scorpius kebetulan kebagian potongan sempit di ekliptika meski rasinya sendiri mencolok. Kedua, sebagian besar wilayah yang dilewati Matahari pada tanggal-tanggal itu masuk ke Ophiuchus.
Ophiuchus adalah rasi ketiga belas yang dilintasi ekliptika. Matahari berada di dalamnya dari 29 November sampai 18 Desember, yang berarti hampir seluruh rentang tanda Sagittarius. Sebagian besar astrolog tidak memakainya, dan itu pilihan sistem, bukan kekeliruan hitung: tanda zodiak adalah pembagian dua belas yang sama besar atas ekliptika, sedangkan rasi adalah wilayah dengan batas tidak beraturan.
Kalau Anda pernah membaca berita bahwa zodiak Anda “berubah” karena Ophiuchus, ini penjelasannya. Yang berubah bukan tanda Anda, melainkan bahwa dua sistem yang berbeda sedang dibandingkan seolah-olah satu.
Bintang paling terang Scorpius adalah Antares pada magnitudo 0,96, dengan warna kemerahan yang mencolok. Namanya berarti “saingan Mars”, diberikan justru karena warnanya mirip planet merah itu.
Kebetulan yang enak dicatat: penguasa klasik tanda Scorpio adalah Mars, dan bintang paling terang di rasinya dinamai dari kemiripannya dengan Mars. Kami menyebutnya kebetulan, karena tidak ada sumber yang menyatakan satu menyebabkan yang lain.
Scorpius duduk dekat pusat Bima Sakti, di antara Libra di barat dan Sagittarius di timur, dengan luas 497 derajat persegi. Pengenalannya mendahului kebudayaan Yunani, dan Ptolemaeus memasukkannya ke dalam 48 rasi pada abad ke-2. Di Hawaii, rasi yang sama dibaca sebagai Kail Pancing Maui.
Beberapa mitos mengaitkan Scorpius dengan Orion, dan versinya berbeda soal siapa pengirim kalajengkingnya. Versi pertama: Orion menyombongkan diri kepada Artemis dan ibunya Leto bahwa dia akan membunuh setiap binatang di Bumi, lalu keduanya mengirim kalajengking raksasa untuk membunuhnya.
Versi kedua: yang mengirim kalajengking adalah Apollo, saudara kembar Artemis, setelah Orion mendapat perhatian sang dewi dengan mengakui bahwa Artemis lebih hebat darinya. Motifnya bertolak belakang dengan versi pertama, karena di sini Orion justru merendah.
Dua versi bertemu di akhir yang sama. Zeus mengangkat keduanya ke langit, dan sejak itu Orion berburu setiap musim dingin lalu kabur setiap musim panas saat kalajengkingnya muncul. Ada juga mitos Yunani tanpa Orion sama sekali, yang mempertemukan kalajengking langit dengan Phaethon saat dia mengemudikan kereta Matahari milik ayahnya, Helios.
Dalam sistem klasik, Mars memegang dua tanda: Aries dan Scorpio. Susunannya mengikuti urutan jarak planet dalam pandangan geosentris, seperti Saturnus yang memegang Capricorn dan Aquarius, lalu Jupiter yang memegang Sagittarius dan Pisces.
Penemuan planet di luar jangkauan pandang geosentris membuat astrolog harus memutuskan sesuatu. Kesepakatan yang akhirnya terbentuk memberi Uranus kepada Aquarius, Neptunus kepada Pisces, dan belakangan Pluto kepada Scorpio, dengan alasan Pluto dianggap oktaf lebih tinggi dari Mars.
Sebagian astrolog memakai sistem penguasa ganda: Pluto sebagai penguasa siang untuk Scorpio dan Mars sebagai penguasa malam. Liputan6 mengikuti pendekatan ganda itu dan menulis penguasa Scorpio sebagai “Pluto & Mars”.
Satu hal yang jarang disebut di daftar zodiak Indonesia: Pluto ditetapkan sebagai penguasa Scorpio setelah ditemukan pada 1930, dan status Pluto sebagai planet dicabut astronomi pada 2006. Astrologi tetap memakainya. Kami tidak memakai itu untuk mengejek sistemnya, cuma mencatat bahwa penguasa modern bukan warisan kuno melainkan tambahan yang umurnya kurang dari satu abad.
Tabel Liputan6 menempatkan Scorpio pada elemen Air dan modalitas Tetap, bersama Taurus, Leo, dan Aquarius yang sama-sama Tetap. Tanda Tetap berada di tengah tiap musim, sedangkan tanda Kardinal membukanya dan tanda Mutable menutupnya.
Daftar di bawah berisi dua tanda lain yang berbagi elemen yang sama dengan Scorpio, yaitu Air. Tiga tanda satu elemen berjarak 120 derajat satu sama lain di lingkaran zodiak, dan aspek itu disebut trine. Aturan inilah satu-satunya dasar daftar ini.
Kami tidak menemukan sumber yang menetapkan daftar kecocokan zodiak yang baku. Yang ada adalah aturan geometri aspek, dan penerapannya berbeda antar penulis. Halaman ini menampilkan trine satu elemen karena itu yang bisa diterangkan asalnya, dan bukan karena pasangan lain dianggap tidak cocok.
Karena potongan ekliptika yang masuk batas IAU Scorpius memang sempit, dari 23 sampai 28 November. Bagian setelahnya masuk Ophiuchus, rasi ketiga belas yang dilintasi ekliptika.
Tidak. Tanda zodiak adalah pembagian dua belas yang sama besar atas ekliptika dan diikat ke musim, sedangkan rasi adalah wilayah langit dengan batas tidak beraturan. Keduanya sistem yang berbeda dan tidak dimaksudkan untuk saling menggantikan.
Sistem klasik memakai Mars. Sistem modern menambahkan Pluto setelah penemuannya pada 1930, dan sebagian astrolog memakai keduanya sekaligus. Liputan6 menuliskan keduanya.
Scorpio punya bahan kuat di astronomi dan sejarah penguasa planetnya. Bagian mitologinya bercabang dan kami menulis kedua cabangnya tanpa memilih satu, karena tidak ada otoritas yang bisa memutuskan.
Watak zodiak tidak punya daftar resmi. Bunyinya berbeda antar sumber dan antar penulis, dan halaman ini menyajikannya sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang. Halaman ini tidak memuat ramalan kejadian, tidak memuat angka keberuntungan, dan tidak bisa dipakai untuk memperkirakan hasil undian.