Kambing berekor ikan yang bentuknya tidak berubah sejak Zaman Perunggu Tengah, sekitar empat ribu tahun tanpa revisi.
Angka di atas milik rasi bintang Capricornus, wilayah langit dengan batas resmi IAU. Tanda zodiak Capricorn adalah potongan 30 derajat dari lingkaran ekliptika yang diikat ke musim. Dua hal itu tidak berimpit, dan penjelasannya ada di halaman utama zodiak.
Meski rasinya redup, Capricornus punya salah satu kaitan mitologis paling tua yang bisa dilacak. Wikipedia mencatat rasi ini sudah digambarkan konsisten sebagai hibrida kambing dan ikan sejak Zaman Perunggu Tengah, ketika Babilonia memakai MUL SUḪUR.MAŠ, “Kambing-Ikan”, sebagai lambang dewa Ea.
Penggambarannya bahkan lebih tua dari itu. Bentuknya sudah muncul di sebuah segel silinder dari sekitar abad ke-21 SM, dan tercatat eksplisit di katalog bintang Babilonia sebelum 1000 SM.
Versi Yunaninya jauh lebih belakangan. Capricornus kadang diidentifikasi sebagai Pan, dewa berkaki dan bertanduk kambing, yang menyelamatkan diri dari monster Typhon dengan menumbuhkan ekor ikan lalu menyelam ke sungai. Cerita Typhon yang sama muncul lagi di Pisces, dengan pelaku yang berbeda.
Yang menarik dari urutan ini, bentuk hibridanya lebih dulu ada, dan cerita Yunani datang belakangan untuk menjelaskan kenapa ada kambing yang berekor ikan. Sumbernya tidak menyatakan itu, jadi kami menyebutnya sebagai pembacaan kami sendiri.
Capricornus terbentang 414 derajat persegi di peringkat ke-40, yang menjadikannya rasi terkecil di antara dua belas rasi zodiak, meski bukan yang terkecil di antara 88 rasi IAU. Bintang paling terangnya Deneb Algedi pada magnitudo 2,85.
Letaknya di kawasan langit yang disebut Laut atau Air, bersama Aquarius, Pisces, dan Eridanus, sekumpulan rasi yang temanya sama-sama berkaitan dengan air.
Pada Zaman Perunggu Awal, solstis musim dingin belahan utara terjadi ketika Matahari berada di rasi Capricornus. Dari situlah nama Tropic of Capricorn, atau Garis Balik Selatan, berasal.
Presesi ekuinoks sudah memindahkannya. Wikipedia mencatat solstis Desember sekarang terjadi saat Matahari berada di rasi Sagittarius. Matahari baru berada di rasi Capricornus dari akhir Januari sampai pertengahan Februari.
Halaman Cancer memuat cerita yang sama persis di sisi utara: garis yang dinamai dari rasi yang sudah ditinggalkan Matahari. Dua garis lintang paling terkenal di peta dunia sama-sama menyandang nama yang kedaluwarsa, dan tidak satu pun akan diganti.
Tabel Liputan6 menempatkan Capricorn pada elemen Tanah, modalitas Kardinal, dengan Saturnus sebagai penguasa. Wikipedia menjelaskan alasan penetapan klasiknya: Saturnus adalah planet terjauh yang dikenal orang dahulu, karena itu dianggap paling dingin, dan diberi Capricorn serta Aquarius, dua tanda yang berseberangan dengan Cancer dan Leo milik Bulan dan Matahari.
Capricorn juga membuka musim dingin sebagai salah satu dari empat tanda Kardinal, sejajar dengan Aries yang membuka semi, Cancer yang membuka panas, dan Libra yang membuka gugur.
Daftar di bawah berisi dua tanda lain yang berbagi elemen yang sama dengan Capricorn, yaitu Tanah. Tiga tanda satu elemen berjarak 120 derajat satu sama lain di lingkaran zodiak, dan aspek itu disebut trine. Aturan inilah satu-satunya dasar daftar ini.
Kami tidak menemukan sumber yang menetapkan daftar kecocokan zodiak yang baku. Yang ada adalah aturan geometri aspek, dan penerapannya berbeda antar penulis. Halaman ini menampilkan trine satu elemen karena itu yang bisa diterangkan asalnya, dan bukan karena pasangan lain dianggap tidak cocok.
Bentuk itu diwarisi dari Babilonia, yang memakai lambang Kambing-Ikan untuk dewa Ea sejak Zaman Perunggu Tengah. Cerita Yunani tentang Pan yang menumbuhkan ekor ikan datang jauh belakangan.
Tidak. Solstis Desember sekarang terjadi ketika Matahari berada di rasi Sagittarius. Nama garisnya tetap Tropic of Capricorn.
Bahan untuk Capricorn kuat di sisi arkeologi dan astronomi, karena jejak Kambing-Ikan bisa ditarik sampai segel silinder abad ke-21 SM. Sisi Yunaninya tipis, cuma satu paragraf soal Pan, dan kami tidak menambahnya.
Watak zodiak tidak punya daftar resmi. Bunyinya berbeda antar sumber dan antar penulis, dan halaman ini menyajikannya sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang. Halaman ini tidak memuat ramalan kejadian, tidak memuat angka keberuntungan, dan tidak bisa dipakai untuk memperkirakan hasil undian.