Si kembar yang bintangnya salah diberi label sejak 1603, dan labelnya tidak pernah dibetulkan sampai sekarang.
Angka di atas milik rasi bintang Gemini, wilayah langit dengan batas resmi IAU. Tanda zodiak Gemini adalah potongan 30 derajat dari lingkaran ekliptika yang diikat ke musim. Dua hal itu tidak berimpit, dan penjelasannya ada di halaman utama zodiak.
Bintang paling terang di Gemini adalah Pollux, bukan Castor. Pollux bersinar pada magnitudo 1,14, sedangkan Castor pada 1,6. Yang aneh, Castor justru memegang huruf Alfa dan Pollux memegang Beta, padahal huruf Yunani dalam sistem Bayer biasanya diberikan menurut tingkat terang.
Wikipedia menyebut sebabnya lugas: Johann Bayer tidak memeriksa dengan teliti mana yang lebih terang ketika dia menetapkan penamaan itu pada 1603. Label yang keliru itu bertahan lebih dari empat abad karena mengganti nama bintang jauh lebih merepotkan daripada membiarkannya.
Kami menuliskannya di sini karena tanda ini paling sering dijelaskan lewat kalimat “si kembar yang serupa”. Bintangnya sendiri tidak serupa. Castor adalah sistem enam bintang berjarak 52 tahun cahaya yang tampak biru keputihan, sedangkan Pollux adalah raksasa jingga berjarak 34 tahun cahaya yang punya planet mengorbit.
Gemini dikaitkan dengan Castor dan Polydeuces, yang bersama-sama disebut Dioscuri. Dalam mitologi Yunani keduanya kembar, tapi tidak setara: hanya satu yang punya keabadian.
Ketimpangan itu kebetulan cocok dengan keadaan bintangnya, yang secara fisik sangat berbeda satu sama lain meski terlihat berpasangan di langit. Kami menyebutnya kebetulan dan bukan makna tersembunyi, karena tidak ada sumber yang menghubungkan dua hal itu.
Gemini menonjol di langit musim dingin belahan utara dan terlihat sepanjang malam pada Desember sampai Januari. Cara termudah menemukannya adalah mencari Castor dan Pollux ke arah timur dari asterisme berbentuk V milik Taurus dan tiga bintang Sabuk Orion.
Rasi ini memuat 85 bintang yang bisa dilihat mata telanjang, dengan luas 514 derajat persegi di peringkat ke-30.
Tabel Liputan6 menempatkan Gemini pada elemen Udara, modalitas Mutable, dengan Merkurius sebagai planet penguasa. Merkurius memegang dua tanda, Gemini dan Virgo, sama seperti Venus memegang Taurus dan Libra.
Daftar di bawah berisi dua tanda lain yang berbagi elemen yang sama dengan Gemini, yaitu Udara. Tiga tanda satu elemen berjarak 120 derajat satu sama lain di lingkaran zodiak, dan aspek itu disebut trine. Aturan inilah satu-satunya dasar daftar ini.
Kami tidak menemukan sumber yang menetapkan daftar kecocokan zodiak yang baku. Yang ada adalah aturan geometri aspek, dan penerapannya berbeda antar penulis. Halaman ini menampilkan trine satu elemen karena itu yang bisa diterangkan asalnya, dan bukan karena pasangan lain dianggap tidak cocok.
Pollux, pada magnitudo 1,14 lawan 1,6. Castor tetap memegang label Alfa karena Johann Bayer tidak membedakan keduanya dengan teliti saat menamai bintang pada 1603.
Halaman ini sengaja pendek. Untuk Gemini, sumber yang kami pakai nyaris tidak berselisih soal apa pun, dan mitologinya diceritakan dengan versi yang seragam. Satu-satunya hal khas yang benar-benar bisa disumberkan adalah salah label bintangnya, dan itu sudah ditulis di atas. Menambah panjang di sini berarti mengarang.
Watak zodiak tidak punya daftar resmi. Bunyinya berbeda antar sumber dan antar penulis, dan halaman ini menyajikannya sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang. Halaman ini tidak memuat ramalan kejadian, tidak memuat angka keberuntungan, dan tidak bisa dipakai untuk memperkirakan hasil undian.