Pemanahnya belum tentu centaur. Salah satu tradisi kuno menyebutnya satir, dan alasan yang diberikan cukup masuk akal.
Angka di atas milik rasi bintang Sagittarius, wilayah langit dengan batas resmi IAU. Tanda zodiak Sagittarius adalah potongan 30 derajat dari lingkaran ekliptika yang diikat ke musim. Dua hal itu tidak berimpit, dan penjelasannya ada di halaman utama zodiak.
Gambaran umum Sagittarius adalah centaur, separuh manusia separuh kuda, sedang menarik busur. Wikipedia menyebut ada kebingungan soal identitas pemanah ini, kemungkinan karena orang Yunani mengadopsi rasi Sumeria yang sudah ada.
Sebagian sumber mengidentifikasi Sagittarius sebagai centaur Chiron, anak Philyra dan Cronus, guru Jason. Masalahnya, ada dua centaur di langit, dan sebagian sumber lain justru menempatkan Chiron di rasi Centaurus. Ada juga tradisi yang menyebut Chiron-lah yang merancang rasi Sagittarius dan Centaurus untuk memandu para Argonaut mencari Bulu Emas.
Tradisi tandingannya datang dari Eratosthenes, yang menyebut sang pemanah bukan centaur melainkan satir bernama Crotus, anak Pan, yang oleh orang Yunani dianggap penemu seni memanah. Menurut mitos itu, Crotus sering berburu di atas kuda dan tinggal bersama para Muse, dan para Muse-lah yang meminta Zeus menempatkannya di langit sambil memperagakan cara memanah.
Kami tidak memilih salah satunya diam-diam. Versi Crotus menjelaskan kenapa sosoknya memanah, karena dia yang menemukan panah. Versi Chiron menjelaskan kenapa sosoknya centaur. Dua-duanya beredar, dan daftar zodiak berbahasa Indonesia hampir selalu cuma menyebut yang pertama.
Sebelum orang Yunani, Babilonia mengenali wilayah ini sebagai dewa Nergal, makhluk mirip centaur yang melepaskan anak panah dari busur. Penggambarannya jauh lebih rumit daripada versi Yunani: bersayap, berkepala dua, satu kepala macan kumbang dan satu kepala manusia, dengan sengat kalajengking terangkat di atas ekor kudanya.
Nama Sumerianya Pabilsag, tersusun dari dua unsur. Pabil berarti kerabat pihak ayah yang lebih tua, dan Sag berarti kepala atau pemimpin. Gabungannya bisa diterjemahkan sebagai Leluhur atau Kepala Leluhur.
Dari belahan bumi utara, bintang-bintang terang Sagittarius membentuk asterisme yang jauh lebih mudah dikenali sebagai teko daripada sebagai pemanah. Kaus Media, Kaus Australis, Ascella, dan Phi Sagittarii membentuk badan teko, Kaus Borealis jadi puncak tutupnya, Alnasl jadi ujung cerat, sedangkan Nunki dan Tau Sagittarii jadi gagangnya.
Bintang yang sama itu dulu membentuk busur dan anak panah sang pemanah. Jadi satu susunan bintang dibaca sebagai senjata di zaman kuno dan sebagai peralatan dapur di zaman modern.
Di langit gelap, bagian Bima Sakti yang padat di atas cerat teko terlihat seperti uap yang mengepul. Pusat galaksi kita, Sagittarius A*, berada tepat di luar ujung cerat itu. Luas rasinya 867 derajat persegi di peringkat ke-15.
Tanda Sagittarius berjalan 22 November sampai 21 Desember. Matahari berada di dalam batas rasi Ophiuchus dari 29 November sampai 18 Desember, yang berarti sebagian besar rentang itu.
Wikipedia menyatakannya lugas: rasi Ophiuchus menempati sebagian besar wilayah tanda Sagittarius. Sekali lagi, ini bukan berarti tanda Anda salah. Tanda dan rasi mengukur dua hal yang berbeda, dan yang membuat keduanya bergeser adalah presesi sumbu Bumi selama ribuan tahun sejak orang Babilonia menyusun zodiaknya.
Tabel Liputan6 menempatkan Sagittarius pada elemen Api, modalitas Mutable, dengan Jupiter sebagai penguasa. Jupiter memegang dua tanda dalam sistem klasik, yaitu Sagittarius dan Pisces, dua tanda yang mengapit Capricorn dan Aquarius milik Saturnus.
Daftar di bawah berisi dua tanda lain yang berbagi elemen yang sama dengan Sagittarius, yaitu Api. Tiga tanda satu elemen berjarak 120 derajat satu sama lain di lingkaran zodiak, dan aspek itu disebut trine. Aturan inilah satu-satunya dasar daftar ini.
Kami tidak menemukan sumber yang menetapkan daftar kecocokan zodiak yang baku. Yang ada adalah aturan geometri aspek, dan penerapannya berbeda antar penulis. Halaman ini menampilkan trine satu elemen karena itu yang bisa diterangkan asalnya, dan bukan karena pasangan lain dianggap tidak cocok.
Tergantung sumbernya. Gambaran umum memakai centaur, kadang diidentifikasi sebagai Chiron. Eratosthenes menyebutnya satir Crotus, anak Pan, yang dianggap penemu seni memanah.
Karena bentuknya memang mirip teko dari belahan bumi utara. Bintang yang sama dulu membentuk busur dan anak panah sang pemanah.
Secara rasi, ya. Matahari berada di Ophiuchus dari 29 November sampai 18 Desember. Tanda Sagittarius tetap 22 November sampai 21 Desember karena tanda dibagi rata dari musim, bukan dari batas rasi.
Bahan untuk Sagittarius kuat di dua tempat: perselisihan soal identitas pemanahnya dan tumpang tindihnya dengan Ophiuchus. Bagian wataknya kami tulis pendek karena tidak ada rujukan yang bisa kami tunjukkan selain daftar sifat media populer.
Watak zodiak tidak punya daftar resmi. Bunyinya berbeda antar sumber dan antar penulis, dan halaman ini menyajikannya sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang. Halaman ini tidak memuat ramalan kejadian, tidak memuat angka keberuntungan, dan tidak bisa dipakai untuk memperkirakan hasil undian.