Halaman ini memuat dua belas tanda zodiak berikut tanggal, elemen, modalitas, planet penguasa, dan asal-usul rasi bintangnya. Yang tidak ada di sini adalah ramalan harian, karena kami tidak punya cara membuatnya yang bisa dipertanggungjawabkan. Bagian pertama di bawah menjelaskan dari mana bentuk ramalan harian itu datang, lengkap dengan tanggalnya.
| TANDA | TANGGAL | ELEMEN | MODALITAS | PLANET PENGUASA |
|---|---|---|---|---|
| Aries | 21 Mar sampai 19 Apr | Api | Kardinal | Mars |
| Taurus | 20 Apr sampai 20 Mei | Tanah | Tetap | Venus |
| Gemini | 21 Mei sampai 20 Jun | Udara | Mutable | Merkurius |
| Cancer | 21 Jun sampai 22 Jul | Air | Kardinal | Bulan |
| Leo | 23 Jul sampai 22 Agt | Api | Tetap | Matahari |
| Virgo | 23 Agt sampai 22 Sep | Tanah | Mutable | Merkurius |
| Libra | 23 Sep sampai 22 Okt | Udara | Kardinal | Venus |
| Scorpio | 23 Okt sampai 21 Nov | Air | Tetap | Pluto (klasik: Mars) |
| Sagittarius | 22 Nov sampai 21 Des | Api | Mutable | Jupiter |
| Capricorn | 22 Des sampai 19 Jan | Tanah | Kardinal | Saturnus |
| Aquarius | 20 Jan sampai 18 Feb | Udara | Tetap | Uranus (klasik: Saturnus) |
| Pisces | 19 Feb sampai 20 Mar | Air | Mutable | Neptunus (klasik: Jupiter) |
Tanggal mengikuti Kompas.com, Liputan6, dan detikcom, yang untuk sebelas tanda menuliskan angka yang sama. Elemen, modalitas, dan planet penguasa mengikuti tabel Liputan6, termasuk tiga tanda yang penguasanya ditulis ganda. Bagian keempat di bawah menerangkan tanda mana yang tanggalnya tidak sepakat antar sumber.
Tanda pembuka zodiak, dan pemilik satu titik acuan langit yang sudah lama pindah dari wilayahnya. Tanggal awalnya pun tidak sepakat di dalam satu artikel yang sama.
Rasi zodiak tertua yang bisa dilacak, dan pemegang posisi pembuka tahun sebelum Aries mengambil alih. Isinya dua gugus bintang paling terkenal di langit malam.
Si kembar yang bintangnya salah diberi label sejak 1603, dan labelnya tidak pernah dibetulkan sampai sekarang.
Rasi zodiak paling redup, tapi namanya tercetak di setiap peta dunia sebagai garis lintang yang sudah tidak lagi cocok dengan langitnya.
Singa yang kehilangan seberkas bulu ekornya pada 1602, ketika Tycho Brahe memotongnya untuk membuat rasi baru.
Sosok perempuan yang identitasnya tidak pernah disepakati, dan rasi terluas di zodiak yang dilintasi Matahari selama 44 hari padahal tandanya cuma 30 hari.
Satu-satunya tanda zodiak yang bukan makhluk hidup, dan satu-satunya yang dibuat dengan memotong bagian tubuh tanda tetangganya. Nama bintangnya masih menyebut dirinya capit.
Tandanya berjalan sebulan penuh, tapi Matahari cuma enam hari berada di dalam batas rasinya. Sisanya diambil rasi yang tidak dipakai astrologi.
Pemanahnya belum tentu centaur. Salah satu tradisi kuno menyebutnya satir, dan alasan yang diberikan cukup masuk akal.
Kambing berekor ikan yang bentuknya tidak berubah sejak Zaman Perunggu Tengah, sekitar empat ribu tahun tanpa revisi.
Pembawa air yang di Babilonia justru bermakna buruk, karena airnya berarti banjir. Penguasa modernnya baru ditambahkan setelah 1781.
Tanda terakhir zodiak yang justru menampung titik awal seluruh sistemnya. Ekuinoks Maret sekarang berada di sini, dan sedang bergerak ke Aquarius.
Kolom ramalan zodiak yang sekarang ada di hampir setiap portal berita punya tanggal lahir yang bisa ditunjuk. Pada 21 Agustus 1930 Putri Margaret lahir, dan editor Sunday Express, John Gordon, ingin sebuah horoskop untuk bayi itu. Astrolog paling terkenal saat itu, Cheiro, sedang tidak bisa dihubungi, jadi tugasnya jatuh ke asistennya, R. H. Naylor.
Artikelnya terbit tiga hari kemudian, 24 Agustus 1930, dengan judul “What The Stars Foretell For The New Princess”. Naylor menulis tiga kolom yang memperkirakan sang putri akan menjalani hidup yang penuh peristiwa, lalu sisa artikelnya diisi ramalan umum menurut tanggal lahir pembaca. Artikel itu laku, dan Naylor diminta menulis lagi.
Pada September 1930 Naylor menulis bahwa sebuah pesawat Inggris akan berada dalam bahaya di bulan Oktober. Pada 5 Oktober 1930 kapal udara R101 jatuh dan terbakar di Beauvais, Prancis. Naylor dianggap berhasil meramal, dan Gordon memberinya kolom mingguan. Itu jadi kolom astrologi rutin pertama di Inggris, dan koran lain segera membuat kolom mereka sendiri.
Bentuk yang kita kenal sekarang baru muncul pada 1937, ketika Naylor menyusun sistem dua belas tanda matahari yang dia sebut “Your Stars”. Wikipedia menjelaskan alasannya dengan jujur: penyederhanaan ini memungkinkan dua belas ramalan dibuat murni dari tanggal lahir pembaca, dan ramalannya bisa diganti tanpa habis-habis, sehingga cocok jadi rubrik tetap koran.
Jadi format dua belas kotak ramalan harian dirancang sebagai bahan halaman koran yang gampang diproduksi ulang, bukan sebagai hasil pengukuran. Kami menuliskannya di depan karena halaman ini juga halaman zodiak, dan pembaca berhak tahu dari mana bentuknya berasal.
Tanda zodiak adalah pembagian ekliptika jadi dua belas bagian yang sama besar, masing-masing 30 derajat, kurang lebih sejauh perjalanan Matahari selama sebulan. Dalam tradisi Barat, pembagian itu diikat ke musim, sehingga ekuinoks Maret selalu jatuh persis di batas Pisces dan Aries.
Rasi bintang adalah hal yang lain. Ukurannya tidak sama besar dan batasnya ditetapkan berdasarkan posisi bintang, bukan dibagi rata. Wikipedia menyatakan bahwa rasi zodiak cuma punya kaitan longgar dengan tanda zodiak dan pada umumnya tidak berimpit.
Ekliptika sendiri melewati tiga belas rasi, bukan dua belas. Yang ketiga belas adalah Ophiuchus, dan Matahari berada di dalamnya dari 29 November sampai 18 Desember, hampir seluruh rentang tanda Sagittarius. Ophiuchus kadang disebut tanda zodiak ketiga belas, dan sebutan itu mencampuradukkan tanda dengan rasi.
Contoh yang paling gampang dipegang: rasi Aquarius sebagian besar berimpit dengan tanda Pisces, dan tanda Cancer sebagian besar berimpit dengan rasi Gemini. Selisihnya kira-kira satu tanda penuh, hasil pergeseran pelan sumbu Bumi sejak orang Babilonia menyusun zodiaknya.
Ada dua sistem yang sama-sama membagi ekliptika jadi dua belas. Sistem tropis, yang dipakai astrologi Barat dan dipakai halaman ini, menetapkan 0 derajat Aries selalu berimpit dengan ekuinoks Maret, jadi acuannya musim.
Sistem sideral, yang dipakai astrologi Hindu atau Jyotish, mengikuti langit yang bisa diamati dan mengoreksi pergeseran presesi lewat besaran bernama ayanamsa. Dua sistem ini pernah berimpit sekitar dua ribu tahun lalu, ketika ekuinoks Maret memang jatuh di Aries, lalu perlahan menjauh.
Selisihnya sekarang cukup untuk memindahkan orang satu tanda ke belakang. Wikipedia mencatat bahwa pada 2020, tanda matahari yang dihitung dengan ayanamsa Sri Yukteswar berada sekitar 23 derajat di belakang tanda tropis. Dengan hitungan itu, orang yang lahir antara 12 Maret dan 12 April bertanda Pisces. Dengan hitungan tropis, orang yang lahir antara 21 Maret dan 19 April bertanda Aries.
Artinya seseorang yang lahir 1 April adalah Aries menurut sistem tropis dan Pisces menurut sistem sideral, dan tidak ada satu pun dari dua jawaban itu yang bisa disebut salah hitung. Yang berbeda adalah acuannya, musim atau bintang.
Daftar tanggal zodiak terlihat seperti data pasti karena selalu dicetak dengan angka yang sama. Kalau dua sumber dibandingkan, kepastiannya berkurang.
Artikel detikcom Wolipop memberi judul Aries “21 Maret-19 April”, lalu di kalimat pertama paragrafnya menulis mereka yang lahir mulai 20 Maret. Untuk Cancer, Kompas.com, Liputan6, dan detikcom sama-sama menulis 21 Juni, sedangkan sebagian portal lain menulis 22 Juni.
Penyebabnya bukan kecerobohan semata. Batas tanda sebenarnya adalah momen astronomis, dan momen itu berpindah tanggal antar tahun. Ekuinoks Maret pada kalender Gregorian di bujur 0 derajat biasanya jatuh 20 Maret. Paling awal 19 Maret, yang terakhir terjadi pada 1796 dan berikutnya pada 2044. Paling lambat 21 Maret, yang terakhir terjadi pada 2007 dan berikutnya pada 2102.
Jadi angka 21 Maret yang dicetak hampir semua daftar zodiak di Indonesia sudah tidak berimpit dengan ekuinoks sejak 2007. Kami tetap memakainya karena itu yang dipakai sumber yang kami sebut namanya, dan mengganti sendiri jadi 20 Maret berarti mengarang standar baru. Yang bisa kami lakukan adalah memberi tahu bahwa kalau tanggal lahir Anda jatuh di batas, daftar seperti ini tidak cukup untuk memutuskan.
Sampai awal Agustus 2026, tiga belas halaman zodiak di situs ini memajang angka keberuntungan per tanda dan rekomendasi angka empat digit harian. Semuanya sudah dicabut, dan tidak ada rencana mengembalikannya.
Alasannya bukan sekadar kehati-hatian. Waktu kami periksa, catatan sumber di dalam kode kami sendiri untuk angka-angka itu menyebut satu nama majalah dan satu nama sekolah astrologi tanpa tautan, dan kami tidak berhasil mencocokkannya dengan tabel terbit mana pun. Kalau sebuah daftar angka tidak bisa ditunjukkan asalnya, daftar itu tidak layak dipajang.
Rating harian bintang lima yang dulu ada di halaman ini juga dicabut. Angkanya dihitung dari pilar hari Bazi, sistem Tionghoa, lalu dua belas tanda zodiak Barat dipetakan berurutan ke dua belas cabang bumi supaya tiap tanda dapat nilai. Pemetaan itu buatan kami sendiri. Tidak ada tradisi astrologi Barat maupun Tionghoa yang menyatakan Aries setara cabang Zi, dan menyajikan hasilnya seolah-olah bunyi tradisi tidak jujur.
Yang tersisa di halaman zodiak sekarang adalah hal yang bisa ditunjukkan sumbernya: tanggal, elemen, modalitas, planet penguasa, asal-usul rasi bintangnya, dan mitologi yang melekat padanya.
Watak zodiak tidak punya daftar resmi. Bunyinya berbeda antar sumber dan antar penulis, dan halaman ini menyajikannya sebagai warisan budaya, bukan sebagai keterangan yang benar tentang diri seseorang. NASA Space Place menuliskan batasnya dengan jelas: astronomi mengikuti proses ilmiah dengan bukti dan data, sedangkan astrologi berpijak pada keyakinan bahwa posisi bintang dan planet bisa meramalkan masa depan atau menggambarkan sifat seseorang, dan klaim itu tidak berdasar pada bukti ilmiah. Tidak ada bagian dari halaman ini yang bisa dipakai untuk memperkirakan hasil undian.