Halaman ini memuat arti tegak dan terbalik seluruh Major Arcana, susunan 78 kartu Rider-Waite-Smith, sepuluh posisi Celtic Cross seperti yang ditulis Waite pada 1910, dan sejarah tarot yang arsipnya bisa dilacak. Kartu harian di bawah dipilih dari tanggal, jadi hasilnya sama kalau halaman ini dibuka berulang kali di hari yang sama.
Pertahankan posisi yang sudah kamu raih meski banyak yang menggoyang. Tegas pada batasan.
Kewalahan, defensif berlebihan, atau menyerah karena lelah. Pilih pertarungan dengan bijak.
Dek tarot pertama tercatat antara 1440 dan 1450 di Milan, Ferrara, Florence, dan Bologna. Bentuknya bukan alat ramal. Itu pak kartu empat suit yang biasa dipakai main, lalu ditambahi satu set kartu bergambar alegori. Sebutannya waktu itu carte da trionfi, kartu kejayaan, dan dari kata trionfi itulah istilah trump masuk ke bahasa Inggris. Catatan tertua yang menyebutnya ada di arsip pengadilan Florence tahun 1440, tentang pemindahan dua dek ke tangan Sigismondo Pandolfo Malatesta.
Nama tarot sendiri baru muncul belakangan. Bentuk tarocho tercatat di Brescia sekitar 1502, sesudah setengah abad kartu ini cuma dikenal sebagai trionfi.
Kebiasaan memainkannya belum mati sampai sekarang. French Tarot jadi permainan kartu terpopuler kedua di Prancis setelah bangkit lagi sejak 1950-an, dan Tarocco Piemontese yang isinya 78 kartu masih dipakai untuk main, bukan untuk membaca nasib. Jadi ada dua jenis dek tarot yang beredar berdampingan sampai hari ini: yang untuk permainan, dan yang untuk divinasi.
Bukti tertua tarot dipakai untuk kartomansi bukan datang dari Mesir, melainkan dari sebuah manuskrip anonim sekitar 1750 yang mencatat makna divinasi sederhana untuk kartu Tarocco Bolognese. Sekitar tiga abad sesudah kartunya sendiri ada. Barulah pada 1780-an di Paris kebiasaan ini jadi besar, lewat Antoine Court de Gebelin dan Jean-Baptiste Alliette yang memakai nama Etteilla, keduanya bekerja dengan dek Marseille.
Court de Gebelin menulis Du Jeu des Tarots di jilid delapan Monde primitif (1781) dan menyatakan kartu itu sisa kebijaksanaan Mesir kuno. Tidak ada arsip yang menopangnya. Sejarawan Michael Dummett menyebut cerita itu sebagai kampanye propaganda paling berhasil yang pernah diluncurkan: seluruh sejarah palsu dan tafsir palsu atas pak tarot dikarang oleh kaum okultis, dan nyaris semua orang memercayainya.
Penolakan paling keras justru datang dari orang yang namanya menempel di dek paling laris. Di Pictorial Key to the Tarot, Waite menulis bahwa tidak ada sejarah tarot sebelum abad ke-14, dan menyebut dugaan asal Mesir, India, atau China sebagai penipuan sekaligus penipuan diri yang membuat para penafsir pertama berbicara dengan lidah yang berdusta. Soal bacaan Mesir milik Court de Gebelin atas kartu Bintang, Waite cuma bilang itu terjadi di dalam lamunan Court de Gebelin sendiri.
Major Arcana bernomor 0 sampai 21, dari Si Bodoh sampai Sang Dunia. Sisanya empat suit, masing-masing 14 kartu: As sampai 10, lalu empat kartu istana berupa Page, Knight, Queen, dan King. Nama suitnya berbeda menurut tradisi. Dek Italia memakai batang, koin, cawan, dan pedang, sedangkan Rider-Waite-Smith memakai wands, cups, swords, dan pentacles.
| SUIT | ELEMEN | ISI | RANAHNYA |
|---|---|---|---|
| Tongkat (Wands) | Api | 14 kartu | dorongan, kerja, keberanian, dan hal yang baru dimulai |
| Cawan (Cups) | Air | 14 kartu | perasaan, hubungan, dan urusan batin |
| Pedang (Swords) | Udara | 14 kartu | pikiran, konflik, keputusan, dan kabar |
| Pentakel (Pentacles) | Bumi | 14 kartu | uang, pekerjaan, badan, dan hal yang kelihatan hasilnya |
Kolom ranah di atas kami rangkum dari kata kunci kartu yang dipakai situs ini, bukan dari tabel korespondensi esoterik. Anggap itu pintu masuk, bukan definisi baku.
Waite menukar posisi Kekuatan dan Keadilan supaya cocok dengan korespondensi astrologi Golden Dawn, Kekuatan ke Leo dan Keadilan ke Libra. Di dek Marseille yang lebih tua urutannya kebalikan. Dek di situs ini mengikuti Waite, jadi nomor 8 adalah Kekuatan dan nomor 11 adalah Keadilan.
Ringkasan di bawah memakai kalimat pertama dari data kartu yang sama dengan yang dipakai 78 halaman kartu di situs ini, dan tiap kartu memakai daftar rujukan yang sama persis. Perlakukan ini sebagai rangkuman bacaan umum Rider-Waite-Smith, bukan kutipan langsung dari Waite. Klik nama kartunya untuk versi panjangnya.
| NO | KARTU | TEGAK | TERBALIK |
|---|---|---|---|
| 0 | Si Bodoh / Pengembara The Fool | Awal baru yang penuh harapan, lompatan iman, dan jiwa bebas. | Sembrono, naif, atau menunda mulai karena takut. |
| 1 | Sang Pesulap The Magician | Kamu punya semua alat yang dibutuhkan untuk mewujudkan keinginan. | Bakat tidak dipakai, manipulasi, atau ilusi yang menipu. |
| 2 | Pendeta Wanita Agung The High Priestess | Dengarkan suara hati dan tanda-tanda halus. | Mengabaikan firasat, rahasia yang tersembunyi, atau bingung memisahkan benar dan ilusi. |
| 3 | Sang Permaisuri The Empress | Periode subur, kreatif, dan berkelimpahan. | Hambatan kreatif, terlalu bergantung pada orang lain, atau lupa merawat diri. |
| 4 | Sang Kaisar The Emperor | Bangun fondasi yang kokoh lewat aturan, disiplin, dan kepemimpinan yang jelas. | Dominasi berlebihan, kaku, atau kehilangan kendali. |
| 5 | Sang Hierofant / Pendeta The Hierophant | Belajar dari mentor, lembaga, atau tradisi yang sudah teruji. | Berontak terhadap aturan, mencari jalan sendiri, atau dogma yang membatasi. |
| 6 | Sang Kekasih The Lovers | Hubungan yang dalam dan pilihan penting yang harus selaras dengan nilai pribadi. | Ketidakcocokan, godaan, atau pilihan yang dibuat melawan hati nurani. |
| 7 | Sang Kereta Perang The Chariot | Maju lurus dengan disiplin dan kemauan keras. | Kehilangan arah, agresi tanpa kontrol, atau kalah karena tidak konsisten. |
| 8 | Sang Kekuatan Strength | Kekuatan sejati datang dari kelembutan dan pengendalian diri, bukan kekerasan. | Ragu pada diri sendiri, emosi yang lepas kendali, atau memaksakan kehendak. |
| 9 | Sang Pertapa The Hermit | Saatnya menyendiri untuk merenung dan mencari jawaban dari dalam. | Kesepian yang menyiksa, isolasi berlebihan, atau menolak nasihat yang berguna. |
| 10 | Roda Keberuntungan Wheel of Fortune | Roda berputar, perubahan besar dan keberuntungan datang. | Nasib sial, siklus negatif, atau merasa terjebak di pola yang sama. |
| 11 | Sang Keadilan Justice | Kebenaran terungkap dan keputusan adil ditegakkan. | Ketidakadilan, menghindar tanggung jawab, atau bias. |
| 12 | Sang Pria Tergantung The Hanged Man | Berhenti sejenak dan lihat dari sudut yang berbeda. | Stagnasi, menunda terlalu lama, atau pengorbanan sia-sia. |
| 13 | Sang Kematian / Akhir Death | Akhir sebuah babak, bukan kematian harfiah, tapi transformasi. | Menolak perubahan, terjebak di masa lalu, atau transisi yang macet. |
| 14 | Sang Penengah / Keseimbangan Temperance | Cari titik tengah dan padukan hal-hal yang tampak bertentangan. | Berlebihan, hidup tidak seimbang, atau tergesa-gesa. |
| 15 | Sang Iblis The Devil | Terjerat hal-hal yang sebenarnya bisa ditinggalkan, kebiasaan buruk, hubungan toksik, atau obsesi materi. | Mulai memutus rantai, kembali ke kendali atas diri sendiri. |
| 16 | Sang Menara The Tower | Guncangan mendadak yang merobohkan struktur palsu. | Menunda kehancuran yang tak terhindarkan, atau guncangan internal yang lebih halus. |
| 17 | Sang Bintang The Star | Setelah badai datang harapan dan ketenangan. | Kehilangan harapan, putus asa, atau kepercayaan diri yang luntur. |
| 18 | Sang Bulan The Moon | Banyak hal belum jelas dan ketakutan lama muncul ke permukaan. | Kebingungan mulai terurai, kebenaran terungkap. |
| 19 | Sang Matahari The Sun | Cahaya, sukacita, dan keberhasilan yang nyata. | Optimisme yang tertahan, kebahagiaan yang ditunda, atau ego berlebihan. |
| 20 | Sang Penghakiman Judgement | Panggilan untuk bangkit dan menjawab tujuan yang lebih besar. | Mengabaikan panggilan batin, menyalahkan diri terus-menerus, atau ragu memaafkan. |
| 21 | Sang Dunia The World | Sebuah siklus penting selesai dengan utuh dan bermakna. | Penyelesaian yang tertunda, target yang belum tuntas, atau merasa belum selesai padahal sebenarnya sudah cukup. |
Kartu terbalik bukan tambahan zaman sekarang. Pictorial Key memuat makna terbalik untuk tiap kartu, dan metode kedua yang Waite tulis di paragraf delapan malah menyuruh pembaca mengocok dek sambil sengaja membalik sebagian kartunya lebih dulu.
Meski begitu, banyak pembaca sekarang memilih membaca tegak saja dan menangkap nuansa suramnya dari kartu di sekelilingnya. Tidak ada otoritas yang bisa memutuskan mana yang benar. Dua-duanya cuma konvensi baca, dan yang penting kamu konsisten memakai satu cara dalam satu bacaan.
Spread ini paling sering dipakai dan paling sering ditulis ulang. Versi aslinya ada di paragraf tujuh Pictorial Key. Waite memulai dengan Significator, satu kartu yang mewakili penanya, dipilih menurut aturan yang sekarang terasa ganjil: Knight untuk lelaki empat puluh tahun ke atas, King untuk lelaki di bawahnya, Queen untuk perempuan di atas empat puluh, Page untuk yang lebih muda. Kartu istana Wands untuk orang berambut pirang atau kemerahan, Cups untuk cokelat muda, Swords untuk cokelat tua, Pentacles untuk rambut sangat gelap. Sesudah itu sepuluh kartu ditaruh berurutan.
| NO | WAITE 1910 | ARTINYA | LABEL DI HALAMAN SPREAD KAMI |
|---|---|---|---|
| 1 | This covers him | pengaruh umum yang sedang menyelimuti perkara | Situasi Saat Ini |
| 2 | This crosses him | sifat halangannya | Tantangan / Halangan |
| 3 | This crowns him | cita-cita penanya, hal terbaik yang bisa dicapai tapi belum terjadi | Akar / Pondasi Bawah Sadar |
| 4 | This is beneath him | dasar perkara, yang sudah jadi kenyataan | Masa Lalu Dekat |
| 5 | This is behind him | pengaruh yang baru saja lewat | Harapan / Tujuan |
| 6 | This is before him | pengaruh yang mulai bekerja dalam waktu dekat | Masa Depan Dekat |
| 7 | Himself | sikap dan posisi penanya sendiri | Diri Sendiri |
| 8 | His house | lingkungan sekitar dan kecenderungan yang bekerja di dalamnya | Pengaruh Eksternal |
| 9 | His hopes or fears | harapan atau ketakutannya | Harapan & Ketakutan |
| 10 | What will come | hasil akhir dari semua pengaruh di atas | Hasil Akhir |
Kolom terakhir sengaja ditampilkan supaya kelihatan bahwa posisi tiga, empat, dan lima di halaman Celtic Cross kami tidak sama urutannya dengan Waite. Yang kami taruh di posisi tiga adalah dasar perkara, yang Waite taruh di posisi empat. Susunan semacam ini lazim di dek dan buku modern, tapi menyebutnya urutan Waite tidak akurat, jadi kami sebutkan bedanya di sini.
Satu kartu, tiga kartu, Celtic Cross sepuluh kartu, sampai pertanyaan tertutup ya atau tidak. Spread Angka Hoki cuma tata letak bertema empat digit, dan angkanya dihitung dari posisi kartu di dek seperti yang dijelaskan di bawah.
Satu kartu untuk tema hari ini. Cepat, fokus, dan konsisten sepanjang hari.
Tiga kartu klasik, masa lalu, kondisi sekarang, kemungkinan ke depan.
Spread paling lengkap, 10 posisi menggali situasi, tantangan, akar, harapan, hingga hasil akhir.
Satu kartu untuk pertanyaan ya/tidak, tegak cenderung 'ya', terbalik cenderung 'tidak'.
Empat kartu untuk empat digit, tema ribuan, ratusan, puluhan, satuan, plus angka hoki turunan.
Tiap halaman kartu di situs ini menampilkan beberapa angka. Asalnya bukan dari tradisi tarot mana pun. Itu aritmetika kami sendiri atas posisi kartu di dek: untuk Major Arcana dipakai nomor kartunya, jumlah digitnya, dan pembalikan dua digit untuk nomor 10 ke atas. Untuk Minor Arcana, pangkat kartu ditambah 10 untuk tongkat, 20 untuk cawan, 30 untuk pedang, dan 40 untuk pentakel, lalu diperlakukan dengan cara yang sama.
Karena rumusnya begitu, angka sebuah kartu tidak pernah berubah. Kekuatan akan selalu memberi angka yang sama hari ini, besok, dan tahun depan, di pasaran mana pun. Angka itu tidak mengetahui hasil undian apa pun dan tidak bisa memperkirakan angka yang belum keluar. Kami menyebutnya penamaan, bukan ramalan.
Perlu ditegaskan karena situs ini situs togel: tidak ada satu pun rujukan tarot yang memuat angka undian. Pictorial Key tidak memuatnya, dan tidak ada kartu yang berarti sebuah nomor bakal keluar. Siapa pun yang bilang sebaliknya sedang menjual sesuatu.
Hisyam A. Fachri, pembaca tarot Indonesia yang bikin dek Tarot Nusantara, merumuskannya begini kepada VICE pada 2018: tarot tidak mengeja apa yang akan terjadi besok, dia menunjukkan potensi kamu bisa jadi apa besok. Data Pew Research Center juga menunjukkan tarot memang lebih banyak dipakai sebagai hiburan. Dari survei mereka, 11 persen orang dewasa Amerika membuka kartu tarot minimal setahun sekali, dan mayoritas yang memakai astrologi, tarot, atau peramal menyebut alasannya sekadar iseng.
Bagian ini pendek, dan pendeknya disengaja. Yang kami temukan dengan sumber bernama cuma sedikit, sisanya blog dan situs praktisi yang tidak kami hitung sebagai rujukan.
Yang bisa disebut: Hisyam A. Fachri menerbitkan The Real Art of Tarot lewat Gagas Media pada 2009 dan merilis dek Tarot Nusantara di tahun yang sama dengan gambar bertema tradisi Jawa, Dayak, Toraja, Sentani, dan Bali. Ada juga skripsi psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2014 oleh Bagus Alif Habibulloh yang memakai tarot sebagai media konseling, dan penulisnya terang terangan menempatkan fungsi meramal sebagai bagian yang dia ragukan.
Skripsi itu sekaligus memperlihatkan masalahnya. Bab teorinya mengutip buku Bunga Rampai Wacana Tarot terbitan Grasindo dan ikut memuat cerita bahwa ramalan kartu tarot sudah ada sejak zaman Nabi Musa lalu dibawa kaum Gipsi ke Eropa. Versi itu tidak cocok dengan arsip yang ada, yang menempatkan kartunya di Italia utara pada 1440-an dan pemakaian ramalnya pada pertengahan abad ke-18. Cerita lama itu masih banyak beredar di bacaan berbahasa Indonesia, jadi kalau kamu menemukannya di tempat lain, itu sebabnya.
Satu hal yang tidak kami temukan rujukannya: kaitan tarot dengan khazanah angka di Indonesia. Tarot masuk sini sebagai barang impor, dan tradisi kartu yang lebih dulu berakar di Nusantara justru ceki, dek turunan kartu uang Cina yang dibawa komunitas Tionghoa dan peranakan, sampai sekarang masih dimainkan di Minangkabau dan Bali. Ceki punya 60 kartu dan silsilahnya sendiri. Tidak ada sumber yang menyambungkannya dengan tarot, dan kami tidak akan mengarang sambungannya.